|
| Tiga KRI Bantu Laksanakan SAR Kapal KLM Berkat Rahmat di Perairan Batam |
| 
Jakarta, PAB-Online Tiga unsur kapal perang RI Jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat, KRI Teluk Celukan Bawang-532, KRI Sigurot-864 dan KRI Cucut-866 melaksanakan pencarian dan penyelamatan membantu kegiatan SAR terhadap kapal KLM Berkat Rahmat pada posisi sebelah barat Pulau Petong, selatan Pulau Batam Riau, baru-baru ini. Tiga KRI tersebut tiba dilokasi kejadian menemukan kapal tersebut dalam keadaan kandas dan sebagian lambung kapal sudah tenggelam sekitar 50 persen dan terlihat bangunan lambung tersisa kurang lebih 1 meter dari permukaan laut.
Pada saat ditemukan kondisi Kapal yang mengalami kebocoran tersebut bernama KLM Berkat Rahmat dengan kapten kapal bernama Abdul Rahim jenis kapal barang berat 132 Ton berbendera Indonesia dengan anak buah 10 orang mengalami musibah kebocoran pada saar berlayar dari Pasir Gudang Johor, Malaysia tujuan Kuala Tungkal Jambi. Kapal yang diketahui bermuatan barang kelontong dan 50 drum plastik tersebut mengalami kebocoran pada ruang mesin sehingga menyebabkan ruang mesin terendam oleh air. Karena pada saat kejadian ombak dan angin yang kencang menyebabkan kapal terhempas sehingga kandas di sebelah barat Pulau Petong.
Berdasarakan informasi terakhir dari unsur kapal perang RI yang melaksanakan kegiatan SAR, kapal dalam keadaan kandas dengan muatan sudah rusak dan berantakan di laut. Selanjutnya usai kegiatan SAR, tiga kapal KRI Teluk Celukan Bawang-532, KRI Sigurot-864 dan KRI Cucut-866 melanjutkan kegiatan operasi dalam rangka patroli keamanan laut di bawah Kendali dan Komando dari Komandan Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguskamlaarmabar).(Zul)
|
|
|
|
| Pangkalan Ranai dan Simelue diperkuat unsur KAL baru guna patroli terbatas |
| 
Ranai, PAB-Online Pangkalan Angkatan laut ( Lanal ) Ranai dan Lanal Simelue sebagai salah satu pangkalan jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat memiliki tugas tanggung jawab di perairan yang berbatasan dengan negara tetangga diperkuat dengan unsur baru Kapal Angkatan laut ( KAL) guna operasi terbatas di sekitar pulau-pulau yang berbatasan dengan negara tetangga KAL Sinabang II-I-62 yang direncanakan untuk memperkuat Pangkalan Angkatan laut Simelue dan KAL Sengiap II-4-55 direncanakan dioperasikan oleh Pangkalan Angkatan Laut Ranai saat ini telah siap operasi dan akan didistribusikan dalam rangka memperkuat kegiatan operasi di wilayah kawasan yang menjadi tanggung jawab Lanal Ranai dan Lanal Simelue.
KAL Sinabang saat ini telah diawaki dengan komandan kapten laut (P) Teguh Budi Santosa dan anggota sejumlah 15 terdiri dari poerwira ,Bintara dan tammtama. Sedangkan KAL Sengiap saat ini dengan komandan kapten laut (P) M Hadi P.
KAL Sinabang dan KAL Sengiap tersebut dibangun oleh salah satu mitra kerja di Kawasan Bekasi Jawa Barat, memiliki kemampuan untuk berlayar dengan kemampuan terbatas dan akan dioperasikan mdelaksnakan patroli terbats di perairan- perairan sekitar pulau-pulau dan diperairan selat di sekitar pulau-pulau.
Hal tersebut dilaksanakan guna menindak sejak dini terhadap tindak pelanggaran di laut khususnya yang terjadi di kawasan pantai dan perairan sekitar pulau pulau perbatasan yang menjadi tanggung jawab Pangkalan Ranai dan Simelue sesuai dengan ketetntuan yang berlaku.
Kegiatan operasional KAL tersebut secara langsung dioperasikan olah Pangkalan Angkaan laut , dan dalam kegiatan operasi dipadukan dengan gelar operasi yang dilaksanakan oleh Gugus Tempur laut dan Gugus keamanan laut Komando Armada RI Kawasan Barat dalam rangka mengammankan perairan wilayag barat khsusnya yang berbatasan dengan negara tetangga.(Win)
|
|
|
| KRI Kujang 642 Kapal produksi dalam negeri ikut IMDEX 2013 |
| Batam, PAB-Online
KRI Kujang-642 dengan Komandan KRI Mayor Laut (P) Lugi Santoso ,salah satu kapal perang TNI AL produski dalam negeri dilibatkan mengikuti IMDEX (International Maritime Defence Exhibition and Conference) Asia 2013 yang akan dilaksanakan di Changi Naval Base Republic of Singapore Navy (RSN), tolak dari alur Mentigi berangkat menuju Singapura (13/5).
KRI Kujang-642 salah satu unsur jenis Kapal cepat Rudal (KCR) yang sehari-hari dibawah pembinaan Satuan Kapal Cepat Komando Armada RI Kawasan Barat dengan markas satuan di Mentigi Tanjung Uban.
Kapal baru produksi dalam negeri jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat tersebut, bersama dengan KRI KRI Frans Kaisiepo-368 yang sehari-hari dibawah pembinaan Satuan kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Timur diberangkantan sebagai duta Bangsa Indonesia.
Keterlibatan unsur terbaru KRI KRI Kujang-642 salah satu Unsur KRI Jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat tersebut ,dalam rangka mengikuti pameran alutsista dan tegnologi yang diselenggarakan di Changi Naval Base Republic of Singapore Navy (RSN).
Dalam kesempatan tersebut KRI Kujang-642 sebagai salah satu kapal perang yang memperkuat jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat dilibatkan dengan tujuan sebagai salah satu keunggulan produksi putra-putra bangsa Indonesia Selain itu kegiatan ini sebagai media untuk mempromosikan dan menunjukkan produk industri strategis nasional kepada masyarakat dunia.(Win)
|
|
|
| Tinjau pembangunan Batlyon Infantri 10 |
| 
Tanjungpinang, PAB-Online Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksma Agus Heryana,S.E., melaksanakan peninjauan pembangunan Batalyon Infanteri 10 Marinir oleh prajurit Menbanpur 2 Zeni Marinir di Pulau Setoko, Batam, Kepulauan Riau, baru – baru ini.(Win)
|
|
|
|
| Danlantamal IV Tanjungpinang Tinjau KRI Teluk Sibolga-536 |
| 
Batam, PAB-Online Komandan Lantamal IV Tanjung Pinang Laksma TNI Agus Heryana didampingi Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Deni Hendrata meninjau KRI Teluk Sibolga-536 saat debarkasi atau menurunkan muatan alat berat Menbanpur Marinir di Pelabuhan Sekupang Batam, baru-baru ini.(Win)
|
|
| Selasa, 07 Mei 2013 11:46 |
|
| KRI Teluk Sibolga-536 Angkut Alat Berat Pembangunan Batlyon Infantri 10 Marinir di Batam |
| Batam, PAB-Online KRI Teluk Sibolga-536 salah satu unsur KRI jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melaksanakan operasi pergeseran material dalam rangka mendukung pembangunan Batalyon Infantri 10 Marinir di Batam, baru-baru ini KRI Teluk Sibolga-536 jenis angkut Tank tipe Frosch dengan Komandan Mayor Laut (P) Endra Kusuma mengangkut Alat-alat berat dan kendaraan operasional serta peralatan Menbanpur 2 Marinir di debarkasi atau diturunkan muatan dengan melaksanakan beaching atau membuka pintu rampa depan kapal di pelabuhan Sekupang Batam Kapal perang yang sehari-hari dibawah pembinaan Satuan Kapal Amfibhi (Satfib Armabar) tersebut mengangkut Alat berat dan kendaraan operasional diantaranya bolduser, kendaraan truk , dan beberapa peralalatan serta material pembangunan dan personel untuk mendukung pelaksanaan pembangunan Batlyon Infantry 10 marinir yang direncanakan dibangun dengan Markas Batalyon di Pulau Sekoto Batam. Pada saat kegiatan dembarkasi peralatan berat tersebut ditinjau oleh Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjung Pinang Laksmana Pertama (Laksma) TNI Agus Heryana didampingi Komandan Lanal Batam Kolonel laut (P) Deni Hendrata dan para pejabat Lantamal IV Tanjung Pinang dan staf Lanal Batam.(Win)
|
|
| Minggu, 05 Mei 2013 19:33 |
|
| Polresta Barelang Tangkap TKI Pembawa Sabu dari Malaysia |
| Batam, PAB-Online
Seorang tenaga kerja Indonesia asal Madura, Jawa Timur, yang baru kembali dari Malaysia ditangkap petugas Polresta Batam, Rempang, Galang (Barelang), Kepulauan Riau, karena membawa 0,5 kilogram sabu.
Tenaga kerja Indonesia (TKI) berinisial SD ditangkap sesaat setelah turun dari kapal nelayan di pantai wilayah Tanjung Memban, Kota Batam. Tersangka mengaku terpaksa mau menjadi kurir narkoba dengan upah Rp15 juta karena terdesak kebutuhan keluarga.
Sabu sebanyak 0,5 kilogram (kg) yang disita petugas dari tangan tersangka dikemas menjadi lima bungkusan kecil dan disimpan dalam ranselnya. Untuk mengelabui petugas, kemasan yang digunakan SD untuk membungkus sabu tersebut adalah kemasan kopi putih produk Malaysia.
Menurut Kanit 1 Satnarkoba Polresta Barelang Iptu Tafsirudin, Minggu (5/5), dari hasil penyelidikan tersangka diduga kuat sebagai jaringan narkoba internasional.
Saat ini tersangka dan barang bukti sabu senilai Rp500 juta masih berada di Polresta Barelang guna penyelidikan lebih lanjut.(Win/MI)
|
|
|
|
|
|
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |